Pertanyaan hari puasa ke berapa sekarang menjadi salah satu yang paling sering dicari setiap memasuki bulan suci. Memasuki Ramadan 1447 H, masyarakat mulai aktif menelusuri kalender Ramadan 2026, jadwal puasa hari ini, hingga perkiraan Idul Fitri 2026 untuk memastikan kesesuaian waktu ibadah.
Ramadan selalu menghadirkan suasana khas, mulai dari sahur, salat Tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga persiapan buka puasa bersama. Namun, perbedaan penetapan awal Ramadan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam membuat sebagian masyarakat perlu lebih cermat dalam memantau urutan hari puasa yang sedang dijalani.
Untuk menjawab pertanyaan hari puasa ke berapa sekarang, berikut penjelasan lengkap mengenai kalender Ramadan 1447 H versi pemerintah serta informasi terkait penetapan Idul Fitri 2026 berdasarkan sumber resmi.
Penetapan Awal Ramadan 1447 H Versi Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan awal Ramadan melalui sidang isbat. Mekanisme ini memadukan metode hisab, yakni perhitungan astronomi, dengan rukyatul hilal atau pemantauan langsung posisi bulan di berbagai titik pengamatan.
Berdasarkan hasil sidang isbat tersebut, 1 Ramadan 1447 H ditetapkan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan acuan ini, urutan hari puasa Ramadan 2026 versi pemerintah adalah sebagai berikut:
1 Ramadan: Kamis, 19 Februari 2026
2 Ramadan: Jumat, 20 Februari 2026
3 Ramadan: Sabtu, 21 Februari 2026
4 Ramadan: Minggu, 22 Februari 2026
5 Ramadan: Senin, 23 Februari 2026
6 Ramadan: Selasa, 24 Februari 2026
7 Ramadan: Rabu, 25 Februari 2026
8 Ramadan: Kamis, 26 Februari 2026
9 Ramadan: Jumat, 27 Februari 2026
10 Ramadan: Sabtu, 28 Februari 2026
Memasuki pertengahan bulan, perhitungan berlanjut sebagai berikut:
11 Ramadan: Minggu, 1 Maret 2026
12 Ramadan: Senin, 2 Maret 2026
13 Ramadan: Selasa, 3 Maret 2026
14 Ramadan: Rabu, 4 Maret 2026
15 Ramadan: Kamis, 5 Maret 2026
16 Ramadan: Jumat, 6 Maret 2026
17 Ramadan: Sabtu, 7 Maret 2026
18 Ramadan: Minggu, 8 Maret 2026
19 Ramadan: Senin, 9 Maret 2026
20 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026
Sementara itu, fase akhir Ramadan 1447 H adalah:
21 Ramadan: Rabu, 11 Maret 2026
22 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026
23 Ramadan: Jumat, 13 Maret 2026
24 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026
25 Ramadan: Minggu, 15 Maret 2026
26 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026
27 Ramadan: Selasa, 17 Maret 2026
28 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026
29 Ramadan: Kamis, 19 Maret 2026
30 Ramadan (perkiraan): Jumat, 20 Maret 2026
Dengan merujuk daftar tersebut, Anda dapat menyesuaikan hari puasa yang sedang dijalani berdasarkan tanggal berjalan.
Perbedaan Penetapan dan Dampaknya bagi Masyarakat
Perbedaan metode penetapan awal Ramadan kerap memunculkan selisih satu hari antara pemerintah dan organisasi Islam tertentu. Salah satu organisasi yang memiliki metode tersendiri adalah Muhammadiyah yang menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.
Sementara itu, pemerintah menggunakan kriteria MABIMS, yakni kesepakatan Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura, yang menetapkan parameter tinggi hilal minimal tiga derajat dengan elongasi tertentu.
Perbedaan pendekatan ini berdampak pada penentuan hari pertama puasa maupun 1 Syawal. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi sesuai keyakinan dan pedoman yang diikuti.
Kapan Idul Fitri 2026?
Setelah mengetahui hari puasa ke berapa sekarang, pertanyaan berikutnya yang banyak dicari adalah kapan Idul Fitri 2026.
Versi Muhammadiyah menyatakan bahwa Ramadan 1447 H digenapkan menjadi 30 hari karena hilal sudah memenuhi kriteria pada 19 Maret 2026. Dengan demikian, 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia akan menetapkan tanggal resmi Idul Fitri melalui sidang isbat di akhir Ramadan. Berdasarkan perhitungan astronomi awal dan kriteria MABIMS, terdapat kemungkinan Ramadan juga berjumlah 30 hari. Jika prediksi tersebut sesuai hasil rukyatul hilal, maka Idul Fitri 2026 versi pemerintah berpotensi jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Keputusan final tetap menunggu hasil sidang isbat yang diumumkan secara resmi oleh pemerintah.
Pentingnya Memantau Informasi Resmi
Mengetahui hari puasa ke berapa sekarang bukan sekadar soal hitungan tanggal. Informasi ini penting untuk mengatur jadwal ibadah, merencanakan kegiatan buka bersama, menunaikan zakat fitrah, hingga mempersiapkan mudik Lebaran 2026.
Di era digital, informasi dapat tersebar cepat, namun tidak semuanya bersumber resmi. Karena itu, masyarakat diimbau untuk memantau pengumuman melalui kanal resmi Kementerian Agama atau organisasi Islam yang diikuti agar tidak terjadi kekeliruan dalam menentukan waktu ibadah.
Dengan mengikuti kalender Ramadan 1447 H secara tepat, Anda dapat menjalankan ibadah dengan lebih terencana dan khusyuk hingga menyambut Idul Fitri 2026.
Sebagai catatan, artikel ini disusun berdasarkan informasi yang tersedia dari sumber resmi terkait penetapan Ramadan dan maklumat organisasi Islam. Finance.pembiayaanbpkb.com tidak bertanggung jawab atas perubahan keputusan resmi apabila terdapat pembaruan hasil sidang isbat atau maklumat terbaru dari pihak berwenang.
Dapatkan informasi keuangan dan bisnis terbaik serta layanan Pinjaman dana Tunai Jaminan BPKB Mobil Dan BPKB Motor melalui layanan Pembiayaan BPKB. Solusi cepat kebutuhan informasi keuangan dan bisnis anda